Bantuan Siswa Miskin Diduga Dipotong Rp.100 Ribu di SDN 16 Tamanroya

indonesiasatu, 20 Mar 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO - Sejumlah peserta didik pemegang kartu miskin atau disebut Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun 2019 diduga dipotong seratus ribu rupiah persatu siswa.

Diketahui pemotongan bantuan KIP, itu terjadi disalah satu sekolah SDN 16 Tamaroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, yang dilakukan oleh oknum guru.

Pemegang bantuan KIP bagi siswa miskin, nominalnya bervariasi. Diserahkan secara tunai. Untuk kelas 1 (satu) persiswa sebesar Rp. 225.000 ribu. Sedangkan kelas 4 dan 5 persiswa sebesar Rp. 450.000 ribu.

Namun anehnya, pihak sekolah SDN 16 Tamanroya saat uang tersebut dibagikan ke orang tua siswa dalam bentuk tunai diduga melakukan pemotongan yang bervariasi pula. Seratus ribu rupiah untuk kelas 4 - 5 persiswa dan lima puluh ribu rupiah untuk kelas satu persiswa.

Sejumlah orang tua murid mengaku kepada Wartawan menerima bantuan sebesar Rp. 450.000 ribu, untuk siswa kelas 4 dan 5, namun dipotong oleh gurunya seratus ribu rupiah sehingga siswa hanya menerima Rp. 350.000 ribu.

Begitupun juga bagi siswa kelas satu yang menerima Rp. 225.000 persatu siswa, dipotong lima puluh ribu rupiah sehingga hanya menerima Rp.175.000 ribu, persiswa.

Sejumlah orang tua murid yang enggan disebutkan namanya itu, merasa tidak ikhlas dengan potongan seratus ribu rupiah. Bagi mereka itu terlalu banyak.

"Kami tidak ikhlas, karena potongannya banyak sekali. Kita maunya uang itu diberikan dulu ke orang tuanya, biarkan orang tua masing-masing yang kasih gurunya seikhlasnya. Kita juga mengerti," ucap mereka dengan nada yang sama baru - baru ini.

Saat dikonfirmasi kepala sekolah SDN 16 Tamanroya, Pasauri Kamma, membantah adanya pemotongan seratus ribu tersebut. Yang ada kata dia, pembayaran rekening BRI, dua puluh lima ribu, tapi itu bukan pemotongan.

"Jadi itu bukan pemotongan, dia sendiri yang mau, itu adalah kesepakatan yang mereka tandatangani. Saya juga bacakan kesepakatannya itu dan mereka siap dituntut di Pengadilan kalau dipermasalahkan," katanya.

Lanjut dia, jadi itu buka pemotongan mereka sendiri yang memberi. Jadi lain  pemotongan lain halnya pemberian, singkat Kepsek lewat via telephone, Rabu (20/3/2019).


Editor : Samsir
PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu